Deskripsi
Link Download akan tersedia dan dikirim melalui email terdaftar setelah melakukan pembayaran :
Inilah buku hadits yang ditunggu-tunggu kehadirannya, buku yang disusun oleh Imam An-Nasa’i yang bernama lengkap Abu Abdirrahman Ahmad bin Ali bin Syu’aib bin Ali bin Sinan bin Bahr Al-Khurasani Al-Qadi rahimahullah. Sedari kecil beliau telah konsentrasi terhadap ilmu agama, beliau berhasil menghafal di madrasah kampungnya sendiri (daerah Nasa’). Setelah remaja, beliau banyak melakukan rihlatul ilmi layaknya ahlul hadits lainnya ke penjuru negeri (seperti Mesir, Hijaz, Iraq, Syam, Khurasan).
Seorang muhaddits ini mempunyai banyak guru. Tahukah Anda siapakah guru-gurunya? Di antaranya adalah Imam Qutaibah bin Sa’id Al-Baqilaniy, Imam Ishaq bin bin Ibrahim, Ishaq bin Rahawaih, Imam Abu Dawud, dan selainnya. Adapun Imam Nasa’i sendiri memiliki banyak murid di antaranya Abul Qasim Ath-Thabarani, Abu Ja’far Ath-Thahawi, dan Abu Bakar bin Ahmad As-Sunni rahimahumullah jami’an.
Terdapat kata pengantar dari Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani (seorang pakar hadits dari Albania) pada cetakan pertama dan cetakan terbaru (1417 H), Sekiranya Anda merujuk kepadanya dan dikatakan oleh sebagian ahli ilmu bahwa kata pengantar itu memaparkan konten buku secara umum dan dengan dibacanya kata pengantar menjauhkan dari salah paham terhadap teks yang disajikan.
Kitab hadits ini diawali dengan hadits berikut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إذا استيقظ أحدُكم من نومِهِ، فلا يَغْمِسْ يدَه في الإناءِ حتى يغسلَها ثلاثًا . فإنه لا يَدْرِي أين باتت يدُه
“Jika salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka jangan mencelupkan tangannya ke dalam bejana sebelum ia mencucinya tiga kali. Karena ia tidak mengetahui dimana letak tangannya semalam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Berkata Syaikh Al-Albani: Shahih: Ibnu Majah (393-394), Muttafaq ‘Alaih (tapi di dalam Shahih Bukhari tidak disebutkan bilangan (tiga kali) dan Irwa’ Al-Ghalil (164)
